Indonesian Travel TV

Indonesia adalah negeri yang Sangat Indah. Terdiri dari ribuan pulau, Indonesia memiliki jutaan keindahan yang terdapat pada pulau-pulau tersebut. Keindahan-keindahan yang tersebar di setiap penjuru Indonesia merupakan anugerah dari Tuhan yang patut kita syukuri.

Namun sayangnya keindahan tersebut tidak seluruhnya diketahui oleh banyak orang. Sebagian besar turis, bahkan warga Indonesia, hanya mengetahui sedikit tempat-tempat tujuan wisata di Indonesia. Mereka hanya mengetahui Pulau Bali sebagai tujuan wisata di Indonesia. Padahal masih banyak tempat-tempat di Indonesia yang tidak kalah indah dari Pulau Bali.

Hal tersebut disebabkan oleh minimnya informasi yang diterima oleh masyarakat mengenai keindahan alam dan tempat-tempat tujuan wisata di Indonesia. Tidak banyak stasiun TV yang menayangkan acara tentang wisata di Indonesia. Untuk itu, kami melihat ada peluang usaha yang dapat kami manfaatkan. Kami berencana membuat stasiun Televisi tentang Travel yang kemudian kami namakan ITT (Indonesian Travel TV)

Berikut adalah business model dari ITT:

di video tersebut dijelaskan tentang business model dari ITT berdasarkan diagram business model berikut:

Core Capabilities: ITT merupakan stasiun TV Indonesia yang bertema travel. Jadi acara-acara yang ditayangkan di stasiun TV ini merupakan acara jalan-jalan yang menawarkan informasi dan pengalaman tentang keindahan alam dan tempat-tempat wisata di Indonesia. Sebagai suatu stasiun TV, ITT memiliki Value Proposition sebagai stasiun TV yang memberikan informasi dan pengalaman secara langsung dan tidak langsung kepada konsumen.

Supply Chain atau Activity Configuration yang dibutuhkan pada bisnis ini antara lain:

  • Producer
  • Host
  • Contributor
  • Marketing
  • Production Director
  • etc.

Untuk Partner, kami akan bekerja sama dengan pemerintah, dalam hal ini Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata, serta masyarakan lokal daerah untuk membantu kami dalam membuat program-program yang menyajikan keindaan alam dan budaya daerah-daerah di Indonesia. Peran serta mereka akan mempermudah kami dalam menyusun program tersebut.

Setelah program tersebut dibuat, kami perlu memasarkannya kepada para konsumen. Kami sadar bahwa masih banyak warga Indonesia di daerah yang jauh dari Ibu Kota sulit untuk mengakses TV nasional. Untuk itu, kami akan bekerjasama dengan TV-TV lokal untuk menyebarkan program kami. Kami menjadikan TV lokal tersebut sebagai Distribution Channel kami kepada para konsumen.

Konsumen adalah salah satu aspek bisnis yang paling penting dalam menentukan keberhasilan suatu bisnis. Target Market dari ITT adalah masyarakat Indonesia, semua umur, baik pria ataupun wanita, dan dari kalangan manapun. Untuk menjaga konsumen tersebut agar tetap loyal kepada TV kami, kami tidak hanya memberikan informasi tentang perjalanan traveling saja, tetapi kami juga akan memberikan pengalaman secara langsung kepada konsumen kami. Para konsumen akan kami ajak “jalan-jalan” dalam suatu acara gathering dengan pegawai kami.

Berjalannya stasiun TV ini juga harus diikuti oleh manajemen yang baik. Keuangan di dalam perusahaan pun harus dikelola dengan baik pula. Pada bisnis ini, Cost Structure dari ITT antara lain untuk promosi dan produksi. Keuangan akan menyedot banyak dana untuk keperluan produksi. Dana produksi diperlukan baik untuk proses off-air maupun on-air. Sedangkan Revenue (pemasukan) ITT diperoleh dari biaya iklan TVC untuk produk-produk yang memasang iklan di ITT.

Demikian penjelasan business model Indonesian Travel TV.

sekian dan terima kasih.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: