MAICIH: Keripik “Setan” dari Bandung

Keripik Maicih, atau keripik setan, belakangan ini menjadi buruan para penggemarnya. Keripik singkong ini terkenal dengan rasanya yang pedas. Bentuknya seperti keripik singkong biasa, hanya saja ditaburi atau diselimuti dengan bubuk-bubuk lada yang terlihat dengan jelas. Ada beberapa level kepedasannya, dari level 1 – level 10. Semakin besar angkanya, semakin pedas dan terbatas serta semakin ditunggu-tunggu oleh penggemarnya.

Axl, pemilik dari Keripik Maicih ini menemukan resep Keripik Lada pedas dari seorang nenek-nenek. Seperti yg diutarakannya di DetikBandung, “Saya bertemu sosok emak-emak (Nenek-nenek,red) yang memang mempunyai resep keripik lada atau keripik setan yang rasanya enak”.

Sontak saja, belum genap setahun Maicih berada di pasaran, keberadaannya sudah menjadi perbincangan banyak orang, terutama di Bandung. Kebanyakan dari mereka penasaran seperti apa pedasnya dari keripik singkong pedas ini. Dan jika anda telah mencobanya, anda akan dibuatnya merasa ketagihan dengan pedasnya camilan ini.

Di kalangan anak muda, maicih kini ibarat sudah menjadi trend. Setiap hari di situs jejaring sosial Facebook dan Twitter tak ada habisnya membahas tentang Maicih. Komunitas pecinta Maicih pun akhirnya terbentuk dengan
sendirinya. Komunitas pecinta Maicih biasa disebut Icihers.

BUSINESS MODEL

Berdasarkan simple business model framework, dapat dijelaskan:

Core Capabilities: Maicih merupakan makanan ringan atau keripik pedas yang menawarkan tingkat kepedasan yang berbeda-beda, mulai dari level 1 hingga level 10. Sebagai produk makanan ringan, Maicih memiliki Value Proposition sebagai penyedia keripik pedas yang nikmat dan memberikan sensasi yang luar biasa.

Supply Chain atau Activity Configuration yang dibutuhkan pada bisnis ini antara lain:

  • Produksi
  • Marketing
  • Jenderal Maicih (sales)
  • etc.

Untuk Partner, maicih bekerja sama dengan beberapa toko untuk mnjual produknya. Namun penjualan melalui toko-toko kurang dimaksimalkan, karena pihak manajemen maicih lebih memilih untuk menjual produk mereka langsung kepada konsumen melalui sales team mereka yang biasa disebut Jenderal Maicih. Para Jenderal tersebut berperan sebagai Distribution Channel dalam proses penjualan keripik maicih. Para jenderal tersebut tersebar di beberapa kota seperti Bandung, Jakarta, Yogyakarta, dan lain-lain.

Konsumen adalah salah satu aspek bisnis yang paling penting dalam menentukan keberhasilan suatu bisnis. Target Market dari Maicih adalah masyarakat Indonesia, semua umur, baik pria ataupun wanita, dan dari kalangan manapun. Untuk menjaga konsumen tersebut agar tetap loyal kepada produk mereka, saat ini sudah terbentuk komunitas pecinta maicih yang biasa disebut icihers. Para Icihers yang 90 persennya perempuan ini benar-benar loyal terhadap info-info tentag Maicih. mereka memperoleh informasi mengenai maicih dari jejaring sosial seperti facebook dan twitter.

Berjalannya stasiun bisnis tentu harus diikuti oleh manajemen yang baik. Keuangan di dalam perusahaan pun harus dikelola dengan baik pula. Pada bisnis ini, Cost Structure dari maicih antara lain untuk promosi dan produksi. Keuangan akan menyedot banyak dana untuk dua keperluan tersebut. Sedangkan Revenue (pemasukan) ITT diperoleh dari hasil penjualan produk tersebut

Maicih, keripik pedas yang saat ini sedang menjadi fenomena, merupakan contoh produk dalam negeri yang bisa sukses. Maicih dapat memberikan kita inspirasi untuk memulai bisnis dari sesuatu yang simple, dan tentunya harus disertai innovasi yang kreatif.

sekian.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: